Bireuen-Yakinkah anda dengan kemurnian perhiasan yang dimiliki sekarang. Kalau sempat coba-coba cek dahulu, siapa tahu emas tersebut telah dikurangi kandungan kadarnya. Karena meski membeli di toko sekalipun tidaklah menjamin keaslian 100 persen. Betapa tidak, sindikat bandit sudah menebar modus baru dengan memalsukan kadar emas dengan beratnya sama. Para pemilik toko perhiasan di Bireuen pun kini sudah was-was. Jangan-jangan mereka sudah tertipu oleh kawanan penjahat tersebut. Bahkan mereka beraksi dengan cara memproduksi beraneka macam perhiasan yang menarik.
Menurut keterangan diperoleh Metro Aceh dari sejumlah pedagang emas ditemui Rabu (4/11) kemarin mengungkapkan, diduga komplotan penjual emas palsu itu punya jaringan rapi, bukan saja pembuat tapi juga ada penjualnya ke sejumlah toko emas. Memang saat ditimbang kadar emasnya benar namun waktu diperiksa baru diketahui kadar (persen) kurang.
“Mereka menjualnya sesuai harga pasaran, pemilik toko emas hanya menimbang saja beratnya memang cukup. Tetapi ketika dilakukan pengecekan baru terdeteksi kalau kadar emas itu kurang, malahan ada cuma disepuh aja,” jelas seorang pedagang seraya minta identitasnya tidak dipublikasikan.
Pedagang menduga, kemungkinan besar tidak sedikit pemilik toko emas tertipu oleh komplotan peracik emas palsu disebut-sebut dipimpin seorang warga keturunan India itu. Ditambahkannya belum bisa dipastikan perhiasan palsu itu diproduksi di Bireuen atau sengaja didatangkan dari luar daerah, ujarnya
.
Masih menurut pedagang saat ditemui wartawan koran ini saat melakukan penelusuran usai menerima informasi, menyebutkan ada seorang warga diduga anggota komplotan perdagangan emas palsu sudah diamankan petugas kepolisian Bireuen.
“Karena tidak tahu kadar emasnya kurang meski beratnya cukup, lalu usai dibeli dari si pelaku, pedagang lantas menjual kembali kepada konsumen,” terang sumber.Masih menurut dia, pemalsuan baru diketahui setelah konsumen dari toko emas yang menjual perhiasan menjual barangnya ke toko lain. Saat dilakukan pemeriksaan logam mulia, ternyata perhiasan itu tidak cukup kadar dan malahan sama sekali emas palsu, beber pedagang toko emas di seputaran jalan Andalas, Kota Bireuen.
Sementara itu pedagang di Toko Emas “SM” di Jalan Andalas yang dilaporkan paling banyak menderita kerugian. Ia tertipu setelah membeli perhiasan palsu dari pelaku, belum mau memberikan keterangan apapun saat dikonfirmasi Metro Aceh, Rabu (4/11) kemarin.
“Kasus sedang dalam penyelidikan polisi, kami masih menunggu petugas kembali bersama orang itu (pelaku tertangkap-red). Karenanya belum bisa memberikan keterangan apapun,” sebutnya lagi. Bahkan ia menyarankan agar Metro Aceh menunggu petugas kepolisian agar semuanya jelas.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, Rabu (4/11) kemarin mengatakan, ada seorang warga disebut-sebut warga Kecamatan Jangka berinisial UA (32). Ia diduga terlibat kasus penipuan emas palsu telah diamankan petugas kepolisian Bireuen, kemarin.Beberapa pejabat kepolisian Bireuen ketika di konfirmasi Metro Aceh via seluler mengatakan belum menerima informasi.(Rah)
sumber : http://www.rakyataceh.com/index.php?open=view&newsid=13944&tit=Berita%20Utama%20-%20Awas,%20Emas%20Palsu%20Beredar